Cita-cita yang Tak Bermakna

, , 8 Comments

cita-citaSeorang petani memiliki seekor anjing yang senang sekali duduk di pinggir jalan dan menunggu kendaraan yang lewat. Ketika ia melihat sebuah kendaraan melaju, maka ia akan turun ke jalan raya, menggonggong dan mencoba mengejar kendaraan itu.

Suatu hari salah seorang tetangga petani itu mampir dan bertanya, “Menurut kamu, apakah anjingmu ini akan bisa mengejar dan mendapatkan kendaraan yang melaju itu?”

Si petani menjawab, “Bukan itu yang aku khawatirkan. Justru aku bingung, kira-kira apa yang akan anjingku lakukan kalau ia bisa mengejar dan mendapatkan kendaraan yang melaju itu.”

***
Terkadang hidup kita seperti itu, setiap hari mengejar sesuatu yang tidak bermakna. Renungkanlah sejenak, sudahkah hari ini kita mengejar cita-cita yang memang layak untuk diperjuangkan?

 

8 Responses

  1. Arwady

    January 31, 2013 7:21 am

    jdi,.. mnurt q,…. agar suatu cita2 tdk akn trjadi mnjadi sperty,.. maka sgla tindakan yg kita lkukan,…. hrus difikir kn sblum brtindak,…. stidakx dpat mmiliki prencanaan lbih awal,………..

    Reply
  2. Diaz LutHfika MaHfud

    February 21, 2013 10:29 am

    harapan kosong mulai muncul ketika sesuatu yang kita perjuangkan (MIMPI/IMPIAN/HARAPAN/CITA-CITA/CINTA) itu mulai meninggalkan kita. mungkin kita yang telah keluar jalur? atau sudah tak sanggup untuk mencapainya?

    tapi Manusia tidak dilahirkan untuk PUTUS ASA/ PANTANG MENYERAH.

    kejarlah apa yang kita impikan. mulailah dari hal yang terkecil, dari hal yang kita bisa……

    good story.

    Reply
  3. Aldhy Febriady

    May 1, 2013 4:31 am

    intinya, kita harus brusaha u/ mmperjuangkan cita" yg mmang lyak untuk di perjuangkan, positif dan yakin bhwa kita bisa, wlau trkadang pkiran negatif slalu mmberi tanda tanya, apkah mngkin cita" yg kita prjuangkan itu bisa kita dpatkan..

    Reply

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published